When you waked up, I saw you and
I hope you would talk to Me, however only a few words ask My opinion or
grateful to Me for beatifull something which happened in your life today or
yesterday.
However, I saw you, you were too
busy for preparing yourself to go to work. I was waiting for you when you prepared, I knew there is your little
time to stopped and greeted Me, but you were too busy.
In other side, you sat in your
chair for fifteen minutes without did anything. Then I saw you moved your foot.
I thought you would talk to Me but you ran to phone, and called somebody for
hearing recent gossip. I saw you when you went to work and I was waiting for
you patiently everyday. With your activities I thought you were too busy to
said something to me.
Before lunch, I saw you that
looked around, maybe you were so shy for talking to me, so that is the reason
why you did not bow to Me. You saw three or four desk around you and looked
many your friends talked and called Me respectfully before they consumed many
fortunes I gave, but you did not. Ya, it was OK because it still had more left
time and I hope you would talk to Me, nevertheless when you went home looked
that many things you had to do it. After you finished your homework, you tuned
on TV, I did not know whether you liked watching TV or not, you always went to
there and spent your time in front of it, without thought anythings and just
enjoyed the show. I was waiting for you again patiently when you was watching
TV and ate your foods but you did not talk to Me once again.
When you slept, I thought you
were too tired. After said good night to your family, you jumped to your bed
and slept without mentioned My name. It was OK because maybe you did not
realize that I was always been there for you. I was patient long time
“Seven Habits of Highly Effective People” dan Penulisnya, Stphen R
Covey
Stephen R Covey adalah penulis
buku “Seven Habits of Highly Effective People”. Ia lahir 24 Oktober 1923 di
Salt Lake City, Utah, AS. Setelah terbit buku suksesnya, kemudian mendirikan
Covey Leadership Center di tempat kelahirannya. Ia adalah guru manajemen
pribadi yang paling berpengaruh abad Millenium ini. Buku ini mampu menjadi
cetak biru bagi siapapun yang berminat untuk mengembangkan dirinya. Tujuh kebiasaan
efektif kelihatan mudah dimengerti, tetapi tidak mudah dilaksanakan, namun
inspirasi dan aspirasi dalam bukunya mampu menuntun orang dalam mencari
kehidupan yang lebih baik dan bermanfaat. Tidak hanya sisi pribadi dan
keluarga; manajemen perusahaan juga berkembang lebih humanis dan menjadi penuh
integritas. Setelah menerbitkan serangkaian buku lainnya (Principle Centered Leadership, First Things First,
Living the Seven Habits), kemudian menerbitkan buku paling akhir yaitu The 8th
Habit: From Effectiveness to Greatness.
Dalam 7 Habits, ia mempromosikan
inspirasinya yang disebut “etika karakter” yang berdasarkan prinsip dan tata
cara memimpin serta mengabaikan prinsip “etika kepribadian” yang memberikan
sinyal kepalsuan dan ambiguitas. Karakter adalah gabungan dari
kebiasaan-kebiasaan kita. Kebiasaan sulit berubah, tetapi bisa dirubah dengan
komitmen yang sungguh-sungguh. Kebiasaan (habits) yang baik adalah
persinggungan antara pengetahuan (knowlegde), keahlian (skill) dan keinginan
(desire). Kebiasaan adalah aktivitas yang dikerjakan tanpa perlu berpikir dulu
dan 7 kebiasaan yang paling efektif menurut Covey :
1) Be proactive, jadilah proaktif
yang menjadi kendali seseorang terhadap lingkungan dibanding situasi
sekelilingmu yang mengendalikanmu,
2) Begin with the end in mind,
mulai dengan akhir dipikiran atau disebut kepemimpinan pribadi. Dengan ini kamu
dapat konsentrasi dan mempertimbangkan segala konsekwensinya sebelum bertindak,
sehingga dapat produktif dan berhasil.
3) Put first things first,
dahulukan Yang Utama atau manajemen pribadi untuk mengimplementasikan dan
mengelola kebiasaan no.2 yang bersifat mental, dan kebiasaan no.3 bersifat
fisik.
4) Think win-win, berpikir
menang-menang atau kepemimpinan antar pribadi. Karena sasaran bergantung kepada
hubungan dan kerjasama dengan lainnya, maka semua perlu bagian yang adil dan
menguntungkan,.
5) Seek first to understand and
then to be understood, Berusaha mengerti dulu, baru minta dimengerti.
Komunikasi adalah bagian penting, dan seperti analogi “diagnosis dulu sebelum
memberikan resep”.
6) Synergize, wujudkan sinergi/
kerjasama yang kreatif. Kekuatan kerjasama lebih besar dari upaya per
bagiannya, jadi galilah potensi dan kebaikan konstribusi orang lain.
7) Sharpen the saw, asahlah
“Gergaji” keseimbangan pembaharuan diri, sehingga kebiasaan baik lainnya bisa
tumbuh dan berkembang.
Kebiasaan 1, 2 dan 3 adalah
sesuatu yang berhubungan dengan diri pribadi atau ke dalam. Kebiasaan ini wujud
kemenangan pribadi yang diperlukan untuk berkembangnya karakter pribadi.
Kebiasaan 4, 5 dan 6 adalah wujud kemenangan publik; kebiasaan ini juga berupa
kerjasama dan komunikasi yang baik. Kebiasaan ke 7 (Asahlah “Gergaji”) adalah
pembaharuan diri dalam bentuk: spiritual, mental, fisik dan sosial/emosional, yang
semuanya memerlukan perawatan dan pertumbuhan.
Saat
itu cuaca sedang cerah, dan matahari bersinar dengan senyumnya. Orang-orang
melakukan kegiatan seperti biasa dari hari ke hari untuk mencapai tujuan hidup
atau mempertahankan hidup mereka. Tidak ada yang berbeda pada pagi ini ketika
melihat suasana ini. Hari ini aku pergi ke kampusku seperti biasa menuju
Universitas Padjadjaran. Aku
kuliah di Fakultas Peternakan dengan jurusan yang sama karena di sini hanya
terdapat satu jurusan.
Keributan
terjadi ketika aku mulai menapaki kakiku di tempat kuliah. Hari ini seperti
terjadi sebuah keributan kecil di Laboratorium Reproduksi di Gedung 5 lantai 1.
Orang-orang mulai berkumpul dan seperti membicarakan sesuatu yang hilang.
Ketika aku menuju ke sana dengan rasa penasaran, aku melihat wajah keheranan
dari penjaga lab. Nama mereka adalah Pak Kiki dan Pak Tona.
Kemudian aku
bertanya pada Pa Kiki, “Apa yang terjadi?”.
Dia menjawab,”Patung rangka domba hilang tadi
malam.”
“Kenapa bisa
hilang?”
”Kayaknya ada
orang yang menduplikasi kunci lab dan gedung 5, jadi bisa mencuri dengan
mudah”.
“O… hanya
pencurian biasa.”pikirku.
Kemudian aku masuk
ke dalam lab tersebut untuk melihat keadaan di dalam lab. Lab ini merupakan
tempat aku belajar Ilmu Reproduksi Ternak dan Teknologi Reproduksi Ternak. Di
sini terdapat banyak peralatan dan bahan-bahan mengenai praktikum reproduksi
seperti embrio sapi umur 1 hari, embrio sapi masih dalam rahim , dan
macam-macam embrio ternak yang sudah diberi perlakuan air keras dan dimasukkan
ke dalam toples. Perlatan-peralatan untuk praktikum juga ada seperti preparat,
mikoskop, infocus, komputer, dan lain-lain.
Petugas keamanan
hanya mengumumkan bahwa ini hanya pencurian biasa yang dilakukan oleh orang
yang menduplikasi kunci lab dan gedung 5. Setahuku yang punya kunci tersebut
adalah kedua teknisi lab Pa Kiki dan Pak Tona, petugas keamanan, dan dosen yang
kebetulan lagi melanjutkan sekolah. Dosen tersebut sudah lama tidak ke kampus.
Ketika dihubungi mengenai kejadian ini, dosen tersebut terkejut dan memberitahu
bahwa kunci labnya tidak pernah dipinjam ke siapa-siapa.
Hanya
pencurian biasa, nanti juga bisa diganti melalui uang dari fakultas untuk
membeli atau membuatnya dari domba yang sudah mati. Kemudian aku melangkah
pergi dari lab tersebut untuk pergi mengambil kelas kuliah. Tetapi, entah
kenapa kok seperti ada yang mengganjal di pikiranku mengenai kejadian tersebut.
Kenapa ya, kok pikiranku seperti terganggu dan seperti ada sesuatu yang terlewatkan.
Sampai waktu kuliah berlangsung, aku masih memikirkannya. Ternyata benar ada
sesuatu yang ganjil. Pertanyaan pertama yang muncul adalah mengapa si pencuri
hanya mengambil rangka domba saja? Kalau misalkan tujuannya untuk uang kenapa
dia tidak mencuri mikroskop atau infokus yang harganya lebih mahal dan lebih
praktis untuk dibawa, kalau misalnya motif ingin memiliki rangka tersebut,
sepertinya tidak mungkin juga, karena rangka tersebut sudah tua dan banyak
karat dimana-mana. Sepertinya kurang cocok untuk dijadikan koleksi pribadi.
Tetapi, kalau seandainya cocok dijadikan koleksi, kenapa pencuriannya mesti
sekarang dan tidak dilakukan waktu dulu pada saat keamanan belum seketat ini. Rangka
tersebut umurnya sekarang mungkin sudah 23 tahun. Jadi bisa dibilang tua dan
selama itu belum ada kasus pencurian seperti ini. Ternyata benar sepertinya ada
sesuatu yang ganjil.
Setelah beres
kuliah, aku pergi ke lab reproduksi tadi.
Aku bertanya ke Pa
Kiki, “Apa ada sesuatu yang hilang selain rangka tersebut?,
”Tidak ada”
jawabnya,”Hanya rangka domba saja yang hilang”.
“Bagaimana dengan
mikroskop atau infokus, apa tidak ada yang hilang satu pun?”
“Sepertinya tidak
ada”
Kemudian aku
periksa tempat penyimpanan rangka tersebut, ternyata tidak ada yang aneh dan tidak
ada jejak yang ditinggalkan si pelaku.Tapi tunggu,,, aku melihat sesuatu yang
aneh di atas meja penyimpanan rangka tersebut. Di sana terdapat tulisan 9598F.
Kemudian aku tanya Pa Kiki kembali.
“Pa kok ada
tulisan 9598F di atas meja?”
“Mungkin ini ulah
iseng mahasiswa yang suka coret-coret meja”
“O.., mungkin juga
ya” tetapi kenapa mahasiswa harus nulis seperti ini, kenapa ga kata-kata aneh saja. Atau kenapa
tidak no hp sekalian.hehe..”
Angkanya
mirip sebuah plat nomor di motor atau di mobil. Sepertinya ini yang dapat
dijadikan petunjuk pertama buat memecahkan kasus tersebut. Mungkin si pelaku
membuat ini agar bisa menuduh orang lain atau bisa dibilang ini adalah sebuah
kamuflase. Oleh karena itu, aku pergi ke tempat parkiran untuk mencari plat
nomor ini. Hasilnya, tidak ada plat nomor motor atau mobil di sini 9598F, tetapi
ada satu motor yang baru datang dan plat nomornya D 9598 FE. Pemiliknya adalah
mahasiswa baru. Tapi, apakah mungkin dia orang yang dituduh oleh si pencuri.
Mungkin saja sih,, mahasiswa baru yang punya hobi koleksi benda antik. Masa sih senekad itu? Lagipula dia kan belum
mengambil kuliah Reproduksi (mata kuliah Tingkat II) dan tidak kenal dosen atau teknisi labnya.
Tapi mungkin juga kalau dia mengelabui satpam untuk menduplikasi kuncinya.
Ketika aku akan bertanya pada satpam, lagi-lagi terdapat sesuatu yang
mengganjal pikiranku. Pikiran ini datang lagi dan sepertinya ada sesuatu yang
aku lewatkan, dan ternyata benar aku mulai mendapat jawaban dari petunjuk
pertamaku.
He..
ternyata
ini petunjuk yang mudah. Aku pun pergi ke Laboratorium Produksi Unggas di
Gedung 4 Lantai 2. Jawabannya sudah ada dan aku hanya perlu pergi ke sana. Pada
saat datang, ternyata lab ini sedang dipakai praktikum mengenai Produksi Aneka
Ternak Unggas, Kemudian aku pergi menyusup ke dalam lab menuju ruangan
incubator penetasan mesin tetas, jawaban dari petunjuk pertama sangat mudah.
Ini hanya bisa dilakukan oleh orang yang mengetahui penetasan, 9598 F
menunjukan suhu penetasan saat memasuki fase hatcher yaitu 95-980F.
oleh karena di dalam petunjuk ini bukan menunjukan plat nomor karena tidak
terdapat kode kota di awal angka.
Kemudian
aku mengamati ruangan incubator ini. Di incubator ini terdapat enam buah mesin
tetas. Tiga buah mesin pertama memiliki kapasitas penetasan telur sekitar 100
butir itik, dua mesin memiliki kapasitas 300 butir telur itik dan satu buah
mesin tetas memiliki kapasitas 500 butir telur itik.. Kemudian aku memeriksa
keenam mesin tersebut untuk mencari petunjuk. Ternyata dari keenam mesin
tersebut tidak satu petunjuk apapun yang aku dapatkan. Aku mulai berpikir
apakah jawaban dari petunjuk pertama ini salah atau si pelaku tidak sempat
meninggalkan jejak karena tidak memiliki waktu.
Kemudian aku
bertanya pada teknisi Lab. Unggas, “Bapak sudah mendengar mengenai berita
kehilangan rangka domba di Lab Repro?”
“Ya. Mungkin si
pelaku menyukai rangka domba tersebut.”
”Apakah anda
melihat sesuatu yang aneh di lab ini?”
“Tidak ada. Memangnya ada apa?”
“O….”
“Sepertinya tidak
mungkin karena tidak ada sesuatu yang berubah. Tapi, tunggu di dalam salah satu
mesin yang berkapasitas 100 terdapat satu telur ayam broiler. Telur ayam
broiler tidak akan mungkin disatukan dengan telur tetas yang lainnya karena
telur ini bersifat infertile sehingga tidak mungkin akan menetas..
Tapi apakah ini
kesalahan simpan dari mahasiswa atau memang pelakunya sengaja meninggalkan
petunjuk di sini??
The
word “Important Person” is always visualized with dominating politician, rich
man, good athlete, famous artist, or celebrities.
In
fact, every person is important. Every life is important. Nobody more important
than others. You are the same important too with all whose faces show in
television or magazine cover. Such as important people beside you.
Every
people has contributed something for life. He can make positive difference
because everybody has special characteristics in the world. And everybody need
his life be more valuable. It makes people be important. Sure, there is
inspiring someone for others, can leads
them, serves for them, and teachs them. But they do it because realize that
their life is important, but will be important when they need other.
There
are important people in your side. They have extraordinary potential, such as
you. Know and appreciate them and you too as well as with action. Be them as
important, and you will be considered as important person.
Praising
may be can grow your confidence. But praising is a lot of words you must worry
about it. When you accept the praising, your feeling will be strut, and you
will justify it. A moment your awareness will be disappear because of the good
feeling. It is your first collapse. Be careful of it. Treat it like you see a
beatifull snake which spray its poison. The next collapse will be if you start
working for hoping the praising.
Praising
is like sea water. If you drink more, you will be thirsty. It will kill you
slowly. There is not because you drink more salt.However, it is because your greediness
dissatisfied. Be honest work because you have aim for doing. Prepare litterbasket
for eliminating all praisings you get. You don’t need praising but you have
your way alone.
Sebagai manusia yang diberi kelebihan, sudah sepantasnya kita
wajib bersyukur. Melihat kelebihan yang diberikan terutama pikiran dan akal
kita yang dapat menghasilkan sesuatu atau mengeluarkan ide-ide terbaik kita
membuat kita bisa lebih berarti lagi. Whydid I say ide terbaik kita? Karena
kita sebagai manusia yang tinggal di lingkungan berbeda memiliki pandangan yang
berbeda pula terhadap sesuatu. Seseorang pasti memiliki ide berbeda dengan
orang lain karena sudut pandang mereka berbeda. Entah mereka memandang dari
sudut mana, yang pasti tidak ada seorang manusia di dunia ini yang bisa
dikatakan “jenius” dalam mengeluarkan suatu pemikiran. Mungkin yang ada, dia
itu “jenius” dalam membaca situasi dan pikiran orang lain sehingga dia dapat menggunakan
pikiran orang lain untuk memperbaiki kekurangan dari pemikirannya. Hemm..jadi begitulah manusia tidak ada
yang pantas disombongkan dari penemuan-penemuan atau pemikirannya, tapi
seharusnya bersyukur karena dapat memanfaatkan pemikiran orang lain untuk
mendongkrak popularitas dari buah pemikirannya.
Seseorang di dunia ini pasti menyukai apa yang namanya
imajinasi atau kahayalan atau whatever-lah
itu yang intinya tetap saja melamun. Tapi apa benar berimajinasi bisa membuat
pikiran kita lebih fresh atau bisa
memotivasi kita untuk mencapai target
dari khayalan itu. Jawabannya : belum tentu !!
Ada orang yang suka berkhayal tentang pikiran negatif. Dia
memikirkan apa yang terjadi pada dirinya kalau belum menyelesaikan ini-itu,
belum dapat ini-itu dan lain sebagainya. Terus kalau dia tidak bisa mencapai
targetnya mungkin dia akan seperti ini dan sebagainya. Yang intinya dia membuat
keresahan pada dirinya sendiri. Mungkin dari teman-teman juga ada yang seperti
itu. Sepertinya ketakutan sekali seandainya kahayalannya terjadi. Yang lebih
parahnya lagi, kalau khayalannya itu di-share
dengan orang lain dan menjadi topik utama dalam kehidupan sehari-harinya. Dia
kehilangan waktu, pikiran, kesehatan, atau mungkin respect dari teman-temannya
kalau dia seperti itu. Ada ga sich
diantara kita yang suka di-share atau
kasarnya diracuni waktu dan pikirannya oleh pikiran negative? So, I hope it
nothing happen to you, my friends.
In the
other, ada orang yang suka berkhayal tentang sesuatu yang sangat
besar terjadi pada dirinya. Bisa dibilang dia berkhayal sesuatu yang hebat pada
dirinya. Kalau misalkan dia menjadi ini-itu atau keadaan istimewa terjadi pada
dirinya, kayaknya sesuatu banget dech,pasti
dia akan menjadikan khayalannya itu menjadi topik utama pemikirannya. Mungkin
setiap hari, sebelum dan bangun tidur, waktu di kamar mandi, atau lagi
jalan-jalan, dia akan memikirkan itu. Apalagi kahayalannya itu bersifat love atau romance, sudah pasti itu menjadi top klasemen dalam pikiran kita.
Padahal kehidupan dari waktu dan pikiran kita masih harus memikirkan hal-hal
penting lainnya seperti cita-cita kita, kehidupan sosial, pekerjaan, usaha,
kehidupan di keluarga atau di agama, yang intinya di pikiran kita masih banyak
anggota klasemen yang harus naik menjadi top klasemen untuk dipikirin. Dalam arti, jangan sampai
waktu dan pikiran kita sia-sia oleh sesuatu yang tidak penting. If you
think about one, don’t leave the others for your live and your time.
Dalam satu sisi ada yang berpendapat kalau berkhayal positif
itu baik bisa memotivasi kita untuk mewujudkan khayalan kita, bisa membuat
pikiran kita lebih fresh, dan tidak
mudah stress. Well.. itu kan buat sebagian orang. Setiap pikiran orang itu
istimewa karena memiliki sudut pandang atau pandangannya sendiri. Kalau
sebagian lagi berpikir kalau berkhayal positif itu juga tidak baikapalagi kalau
dosisnya berlebihan karena dapat membuat kita menjadi terlena. Pemikiran
tersebut masuk akal juga karena kalau seseorang suka berkhayal dia akan
kehilangan konsentrasi dalam mendapai target kita. Apalagi kalau overdosis, you can be crazy my friends. Lebih
parahnya lagi, kalau khayalannya tidak bisa diintroduksi dalam kehidupan nyata
ini, you can be crazy too. oleh
karena itu, apa kita jangan pernah berkhayal ????? Jawabannya tidak.
Kita boleh berkahayal semau dan sebebas kita, bahkan bisa
dibilang wajib. Kita harus menggunakan otak kanan kita sebaik mungkin. Rangkai
khayalanmu dengan benar dan wujudkan sesuatu yang tidak mungkin dalam dunia ini
dalam khayalanmu. Dan INGAT jadikan khayalan positifmu ini sebagai target yang
harus kita capai dan berusaha sekeras mungkin agar dunia ini juga turut andil
dalam mewujudkan khayalanmu. yang lebih penting lagi, kalau khayalanmu ini
didukung oleh pemikiran kamu, kerja keras, doa agar khayalanmu terutama
cita-citamu bisa terwujud.
Di sisi lain, kita juga harus berkhayal sesuatu yang negatif
dan dosisnya sangat sedikit DENGAN CATATAN khayalanmu ini bisa membuat dirimu
lebih disiplin dan waspada terhadap situasi negative di luar pemikiranmu.
Karena apa? Ingat pemikiran setiap orang itu istimewa dan berbeda karena sudut
pandang dan pandangannya berbeda.
“Sustainable agriculture should involve the successful management of resources for agriculture to satisfy changing human needs while maintaining or enhancing the quality of the environment and conserving natural resources” TAC/CGIAR (1989)
Livestock in integrated farming
Rainfed agriculture (crop production is in general the major source of income, while livestock provides draught power, manure and food as well as additional cash income)
Irrigated agriculture (availability of water outside the rainy season, which enables farmers to grow crops in more than one season)
Plantation agriculture (focuses on the production of any kind of industrial crops: rubber, oil palm, coconut and fruit trees)
-Jumlah produk yg dihasilkan
-Harga per produk
-Laba
-Keuntungan maksimum
-Efisiensi
-Dasar utk keberlanjutan usaha pada periode berikutnya, pemerintah, pemberi kredit,dan lain-lain.
download materi selengkapnya disini
Penyamakan adalah suatu rentetan pengerjaan pada kulit dengan zat-zat atau bahan-bahan penyamak sehingga kulit yang semula labil terhadap pengruh kimia, fisis, dan biologis menjadi stabil pada tingkat tertentu
Secara Garis Besar Bahan Penyamak:
1. Organik
- nabati
- syntetis
- lemak
- aldehyd
2. Anorganik (mineral)
- crom
- alumunium
- ferum
- zingk
Data Praktikum Penyamakan Kulit bisa didownload disini
Gliessman (1998) menjelaskan kaitan antara sustainable agriculture dan sustainable agroecosystem pertanian berkelanjutan merupakan suatu sistem pendekatan terhadap produksi pertanian (pangan, pakan, dan serat) yang mempertimbangkan keseimbangan lingkungan, keadilan sosial dan kelangsungan ekonomi diantara semua sektor publik termasuk masyarakat internasional dan antara generasi manusia.
Materi Sistem Produksi Ternak Berkelanjutan selengkapnya bisa didownload di sini.
Bagi teman-teman yang akan mendownload materi Manajemen Usaha Ternak Bab 8 bagian 1 dan 2 bisa didownload di bawah ini : MUT Prinsip dan Hukum Ekonomi 1
Ada sepuluh pesan Rasulullah saaw yang mengajarkan kita praktis mengusir iblis dan bala tentaranya jika menyerang kita dengan rayuan-rayuan yang menyebabkan kita terjerumus kedalam jurang kehinaan tanpa kita sadari dengan memanfaatkan titik kelemahan kita . Mari kita memperhatikan pesan-pesan kenabian tersebut yang tertuang dalam bentuk dialog antara manusia dan setan ;
1. Jika ia datang kepadamu dan berkata : "Anakmu mati". Katakan kepadanya: "Sesengguhnya makhluk hidup diciptakan untuk mati, dan penggalan dariku (putraku) akan masuk surga. Dan hal itu membuatku gembira".
2.Jika ia datang kepadamu dan berkata : "Hartamu musnah".Katakan kepadanya: "Segala puji bagi Allah Zat Yang Maha Memberi dan Mengambil, dan menggugurkan atasku kewajiban zakat".
3. Jika ia datang kepadamu dan berkata : "Orang-orang menzalimimu sedangkan kamu tidak menzalimi seorang pun".Maka, katakan kepadanya :"Siksaan akan menimpa orang-orang yang berbuat zalim dan tidak menimpa orang-orang yang berbuat kebajikan ( Mukhsinin)".
4. Dan jika ia datang kepadamu dan berkata :"Betapa banyak kebaikanmu", dengan tujuan menjerumuskan untuk bangga diri (Ujub). Maka ia katakan kepadanya :"Kejelekan-kejelekanku jauh lebih banyak dari pada kebaikanku".
5. Dan jika ia datang kepadamu dan berkata :"Alangkah banyaknya shalatmu". Maka katakan :"Kelalaianku lebih banyak dibanding shalatku".
6. Dan jika ia datang dan berkata :"Betapa banyak kamu bersedekah kepada orang-orang". Maka katakan kepadanya :"Apa yang saya terima dari Allah jauh lebih banyak dari yang saya sedekahkan".
7. Dan jika ia berkata kepadamu :"Betapa banyak orang yang menzalimimu". Maka katakan kepadanya :"Orang-orang yang kuzalimi lebih banyak".
8. Dan jika ia berkata kepadamu :"Betapa banyak amalmu". Maka katakan :"Betapa seringnya aku bermaksiat".
9. Dan jika ia datang kepadamu dan berkata :"Minumlah minum-minuman keras!" Maka katakan :"Saya tidak akan mengerjakan maksiat".
10. Dan jika ia datang kepadamu dan berkata :"Mengapa kamu tidak mencintai dunia ?" Maka katakan :"Aku tidak mencintainya dan telah banyak orang lain yang tertipu olehnya".
Dari 10 website ranking teratas dunia versi Alexa.com, terselip dua website dari Asia, yaitu Baidu.com (urutan keenam) dan Qq.com (urutan kesembilan). Kedua website yang merupakan website search engine ini, khususnya Baidu, dianggap akan menjadi ancaman serius bagi Google dan Yahoo!.
Menariknya, baik Baidu maupun Qq keduanya berasal dari negeri yang sama yaitu China. Dan pendiri Baidu, Robin Li, baru-baru ini banyak diperbincangkan karena selain memelopori dan merajai search engine di China juga secara pribadi masuk dalam 10 orang terkaya China 2010. Tepatnya, di urutan ke-5 dengan kekayaan US$ 7,2 miliar (sekitar Rp 84 triliun).
Anak Buruh
Robin Li (Li Yanhong) lahir pada 17 November 1968, di Yangquan, Shanxi, China. Kedua orangtuanya adalah buruh pabrik. Ia memiliki empat saudara dan merupakan satu-satunya anak lelaki di keluarga. Ia masih ingat pesan ibunya agar bisa meraih masa depan lebih baik: "Keluarga kita bukanlah keluarga kaya, karena itu kalau kamu ingin memiliki pekerjaan yang bagus kamu harus belajar keras dan sekolah sampai ke perguruan tinggi!"
Karena itulah sejak kecil ia belajar keras. Hasilnya terlihat ketika ia akan melanjutkan sekolah ke SMA. Dari seleksi yang diselenggarakan di kotanya, ia meraih nilai terbaik kedua dari seluruh peserta seleksi.Lulus SMA pada tahun 1987, ia mengkuti seleksi mahasiswa negeri National Higher Education Entrance Examnination dan meraih nilai terbaik dari semua peserta dari Yangquan. Prestasi itu membawanya kuliah di Peking University dengan mengambil bidang studi manajemen informatika perpustakaan dan lulus empat tahun kemudian.
Pergi ke Amerika
Selepas kuliah tahun 1991, Li sempat kerja serabutan sambil menunggu lamarannya diterima di universitas di Amerika Serikat. "Saya memang mendambakan bisa melanjutkan pendidikan ke Amerika karena di China saat itu situasinya sedang kurang baik (akibat peristiwa demo berdarah mahasiswa tahun 1989 di Tiananmen)," katanya.
Ia mengajukan berpuluh-puluh lamaran ke berbagai universitas di AS dengan harapan salah satunya bisa menerimanya. Akhirnya di penghujung tahun 1991 sebuah panggilan datang dari State University of New York, Buffalo. Di sanalah ia menempuh pendidikan ilmu komputer yang ia selesaikan tahun 1994 dengan meraih gelar master.
Kemudian, Li bekerja sebagai konsultan IDD Information Services di Dow Jones and Company. Sambil bekerja, ia membantu mengembangkan edisi online The Wall Street Journal (mulai tahun 1996). Ia juga mengembangkan search engine dengan sistem algoritma. Setahun kemudian, ia pindah ke Infoseek, sebuah perusahaan search engine milik Disney. Sayangnya di sini ia malah merasa frustrasi karena komitmen Disney untuk mengembang Infoseek kemudian memudar!
Di tengah ketidakyakinan itu, pada tahun 1998 ia mengunjungi Silicon Valley untuk menyelesaikan bukunya berjudul Silicon Valley Business War (tentang persaingan bisnis di industri Internet terutama dalam hal pengembangan dan komersialisasi "pencarian di Internet").
Dari penelusuran itu, timbul keinginan Li untuk membangun website search engine sendiri. Lalu ia mencari pendanaannya di Amerika dan pulang ke China pada tahun 1999 untuk mewujudkan mimpinya itu.
Li yang Jeli
Li adalah pengusaha yang jeli. Ia tahu benar, China memiliki penduduk 1,3 miliar dan sepertiganya adalah pengguna internet. Jadi, potensi pasar dalam negerinya sangat besar.
Untuk website search engine yang dibangunnya, ia memberi nama "Baidu". Nama ini terinspirasi oleh sebuah puisi yang ditulis lebih dari 800 tahun silam di China, tepatnya pada masa Dinasti Song (960-1279 Masehi).
Nama "Baidu", yang secara literal berarti "ratusan kali", bagi Li memiliki makna "pencarian yang gigih terhadap apa yang dicita-citakan".
"Secara garis besar, misi kami adalah memberikan cara-cara terbaik bagi orang banyak untuk mendapatkan informasi. Untuk melakukan ini, kami terlebih dahulu mendengarkan dengan cermat setiap kebutuhan dan keinginan para pengguna," sebut Li dalam sebuah kesempatan.
Sebagai layanan bagi para pengguna Baidu, Li dan timnya terus melakukan perbaikan produk dan layanannya. "Sebagai contoh, kami memperkenalkan pencarian yang memungkinkan para pengguna Baidu untuk mengetik kata kunci dalam bahasa China, namun menggunakan abjad Inggris (pin yin)," paparnya.
"Hingga kini, Baidu telah bekerja dengan baik. Traffic/lalu lintasnya juga terus meningkat," pungkas Li bangga. "Sekarang Baidu adalah mesin pencari nomor satu di China. Dari 420 juta pengguna internet di China, 70 persen di antaranya adalah para pengunjung Baidu! Nilai pasar Baidu telah mencapai 3 miliar dollar AS."
Sungguh, melalui kisah Robin Li di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa sifat-sifat kaya mental seperti kreatif, inovatif, dan kerja keraslah yang bisa membawa kita menuju puncak kesuksesan.
Bayangkan ada sebuah bank yang memberi anda pinjaman uang sejumlah Rp. 86.400,- setiap paginya. Semua uang itu harus anda gunakan. Pada malam hari, bank akan menghapus sisa uang yang tidak anda gunakan selama sehari. Coba tebak, apa yang akan anda lakukan? Tentu saja, menghabiskan semua uang pinjaman itu.
Setiap dari kita memiliki bank semacam itu; bernama WAKTU.
Setiap pagi, ia akan memberi anda 86.400 detik. Pada malam harinya ia akan menghapus sisa waktu yang tidak anda gunakan untuk tujuan baik. Karena ia tidak memberikan sisa waktunya pada anda. Ia juga tidak memberikan waktu tambahan. Setiap hari ia akan membuka satu rekening baru untuk anda. Setiap malam ia akan menghanguskan yang tersisa. Jika anda tidak menggunakannya maka kerugian akan menimpa anda. Anda tidak bisa menariknya kembali. Juga, anda tidak bisa meminta “uang muka” untuk keesokan hari. Anda harus hidup di dalam simpanan hari ini. Maka dari itu, investasikanlah untuk kesehatan, kebahagiaan dan kesuksesan anda.
Jam terus berdetak. Gunakan waktu anda sebaik-baiknya.
Agar tahu pentingnya waktu SETAHUN, tanyakan pada murid yang gagal kelas.
Agar tahu pentingnya waktu SEBULAN, tanyakan pada ibu yang melahirkan bayi prematur.
Agar tahu pentingnya waktu SEMINGGU, tanyakan pada editor majalah mingguan.
Agar tahu pentingnya waktu SEJAM, tanyakan pada kekasih yang menunggu untuk bertemu.
Agar tahu pentingnya waktu SEMENIT, tanyakan pada orang yang ketinggalan pesawat terbang.
Agar tahu pentingnya waktu SEDETIK, tanyakan pada orang yang baru saja terhindar dari kecelakaan.
Agar tahu pentingnya waktu SEMILIDETIK, tanyakan pada peraih medali perak Olimpiade.
Hargailah setiap waktu yang anda miliki. Dan ingatlah waktu tidaklah menunggu siapa-siapa.
Suatu hari seorang dosen sedang memberi kuliah tentang manajemen waktu pada para mahasiswa MBA. Dengan penuh semangat ia berdiri di depan kelas dan berkata, "Okay, sekarang waktunya untuk quiz." Kemudian ia mengeluarkan sebuah ember kosong dan meletakkannya di meja. Kemudian ia mengisi ember tersebut dengan batu sebesar kepalan tangan. Ia mengisi terus hingga tidak ada lagi batu yang cukup untuk dimasukkan ke dalam ember. Ia bertanya pada kelas, "Menurut kalian, apakah ember ini telah penuh?"
Semua mahasiswa serentak berkata, "Ya!"
Dosen bertanya kembali, "Sungguhkah demikian?" Kemudian, dari dalam meja ia mengeluarkan sekantung kerikil-kerikil kecil. Ia menuangkan kerikil-kerikil itu ke dalam ember, lalu mengocok-ngocok ember itu sehingga kerikil-kerikil itu turun ke bawah mengisi celah-celah kosong di antara batu-batu. Kemudian, sekali lagi ia bertanya pada kelas, "Nah, apakah sekarang ember ini sudah penuh?"
Kali ini para mahasiswa terdiam. Seseorang menjawab, "Mungkin belum."
"Bagus sekali," sahut dosen. Kemudian ia mengeluarkan sekantung pasir dan menuangkannya ke dalam ember. Pasir itu berjatuhan mengisi celah-celah kosong antara batu dan kerikil. Sekali lagi, ia bertanya pada kelas, "Baiklah, apakah sekarang ember ini sudah penuh?"
"Belum!" Sahut seluruh kelas.
Sekali lagi ia berkata, "Bagus, bagus sekali." Kemudian ia meraih sebotol air dan mulai menuangkan airnya ke dalam ember sampai ke bibir ember. Lalu ia menoleh ke kelas dan bertanya, "Tahukah kalian apa maksud ilustrasi ini?"
Seorang mahasiswa dengan bersemangat mengacungkan jari dan berkata, "Maksudnya adalah, tidak peduli seberapa padat jadwal kita, bila kita mau berusaha sekuat tenaga maka pasti kita bisa mengerjakannya." "Oh bukan," sahut dosen, "Bukan itu maksudnya. Kenyataan dari ilustrasi mengajarkan pada kita bahwa: bila Anda tidak memasukkan batu besar terlebih dahulu, maka Anda tidak akan bisa memasukkan semuanya."
Apa yang dimaksud dengan "batu besar" dalam hidup kita? Anak-anak Anda, pasangan Anda, pendidikan Anda. Hal-hal yang penting dalam hidup Anda, mengajarkan sesuatu pada orang lain, melakukan pekerjaan yang Anda cintai, waktu untuk diri sendiri, kesehatan Anda, teman Anda, atau semua yang berharga. Ingatlah untuk selalu untuk memasukkan "batu besar" pertama kali atau Anda akan kehilangan semuanya. Bila Anda mengisinya dengan hal-hal kecil (semacam kerikil dan pasir) maka hidup Anda akan penuh dengan hal-hal kecil yang merisaukan dan ini semestinya tidak perlu. Karena dengan demikian Anda tidak akan pernah memiliki waktu yang sesungguhnya Anda perlukan untuk hal-hal besar dan penting.
Oleh karena itu, setiap pagi atau malam, ketika akan merenungkan cerita pendek ini, tanyalah pada diri Anda sendiri: Apakah "batu besar" dalam hidup saya? Lalu kerjakan itu pertama kali.
Suatu ketika seorang laki-laki dan anaknya membawa seekor keledai ke pasar. Di tengah jalan, beberapa orang melihat mereka menyengir, “Lihatlah orang-orang dungu itu. Mengapa mereka tidak naik ke atas keledai itu?”.
Laki-laki itu mendengar perkataan tersebut. ia lalu meminta anaknya naik ke atas keledai. Seorang perempuan tua melihat mereka, “Sudah terbalik dunia ini! Sungguh anak tak tahu diri! Ia tenang-tenang di atas keledai sedangkan ayahnya yang tua dibiarkan berjalan”.
Kali ini anak itu turun dari punggung keledai dan ayahnya yang naik. Beberapa saat kemudian mereka berpapasan dengan dengan gadis muda. “Mengapa kalian berdua tidak menaiki keledai itu bersama-sama?”
Mereka menuruti nasehat gadis muda itu. Tidak lama kemudian sekelompok orang lewat. “Binatang malang…, ia menanggung beban dua orang gemuk tak berguna. Kadang-kadang orang memang bisa sangat kejam!”
Sampai di sini, ayah dan anak itu sudah muak. Mereka memutuskan untuk memanggul keledai itu. Melihat kejadian itu orang-orang tertawa terpingkal-pingkal, “Lihat, manusia keledai memanggul keledai!” sorak mereka.
Jika anda berusaha menyenangkan semua orang, bisa jadi anda tak akan dapat menyenangkan siapa pun.